KABUPATEN TANGERANG - Hasil kesimpulan Audiensi dengan Inspektorat Ahmad Suhud Direktur Eksekutif LSM BP2A2N Banten yang Tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Tangerang (AMPT) minta Inspektorat di Evaluasi Total baik Inspektur Nya maupun Kepala inspektoratnya pun dicopot saja agar kedepannya menjadi lebih baik dalam tata kelola Pemerintahan Kabupaten Tangerang dan fungsi pengawasan pun berjalan dengan baik,"tegasnya(27/02/2025)
Suhud menganggap inspektorat saat ini terlalu banyak Oknum, sehingga mereka hanya menjadi Juru Lobi dalam setiap adanya aduan dari masyarakat dan juga hasil aduan pun tidak pernah jelas, sebab Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tak pernah di beritahukan kepada pelapor dengan alasan kerahasiaan," ungkapnya
Padahal itu adalah bentuk dari sebuah kebutuhan publik dan masyarakat pun berhak mendapatkannya sebagai tahap kajian, agar pelaporan mereka mendapat kepastian serta jawaban yang memuaskan," ucap Suhud
Sementara itu Taslim Wirawan SH selaku Ketua Umum LSM Seroja Indonesia juga menambahkan, " Pokoknya hasil dari gelar Audensi AMPT ke Inspektorat hari ini sangat mengecewakan dan terkesan "Beli Kucing Dalam Karung"
"Mereka ,(red.Inspektorat) kurang peka terhadap apa yang di sampaikan para Lembaga, dalam forum terbuka ini secara gamblang, padahal ini bentuk rasa kepedulian kami (red.lembaga) tentang buruknya kinerja Inspektorat Kabupaten Tangerang akhir - akhir ini," tegas Taslim Wirawan SH
Dari hasil Audit selama kepemimpinan Kepala Inspektorat (red.menjabat kurang lebih 3 tahun) terhadap lebih kurang 60 Desa di Kabupaten Tangerang hasilnya apa, apakah Audit tersebut hanya untuk menggugurkan kewajiban saja, atau pun sekedar Laporan ABS (Asal Bapak Senang) saja," tutur Taslim kesal
Padahal rencananya kami dari AMPT yang Notabene nya berisikan para Aktivis - aktivis senior Kabupaten Tangerang, yang sangat peduli dan mencintai Kabupaten Tangerang hanya ingin mempertanyakan laporan hasil Audit tersebut, "Lantas apakah tidak ada sama sekali temuannya dari Inspektorat, terhadap Desa - Desa yang selama ini mereka bina dan sejauh mana tindakan yang di lakukan oleh Inspektorat Kabupaten Tangerang, jika menemukan adanya salah satu Desa yang nakal atau bermasalah," Cuma tinggal menyampaikan begitu saja, kok repot amat," pungkas Taslim
(Yanto)